Wednesday, January 12, 2011

over is good

Banyak orang yang bilang segala sesuatu yang berlebihan itu nggak baik
Anda percaya?
Saya tadinya iya
Tapi setelah apa yang saya alami 2 hari ini, saya bisa menarik kesimpulan kalo hukum itu gak selalu berlaku.


Jadi gini, 2 hari yang lalu kan saya jatuh dari tangga. Oke, singkat kata singkat cerita, kaki kanan saya keseleo karena posisi jatuhnya dengan telapak kaki tertekuk ke arah dalam (ouuch!). Cederanya di bagian angkle dan bengkak sedikit lah, lumayan. Nggak...saya sih nggak nyalahin tangganya, biarlah dia menerima hukum karma atas perbuatannya itu nanti. Hahaha..




Ini ketiga kalinya saya cedera di posisi yang sama. Dulu pertama dan kedua kali kenanya waktu, ummm... 5 tahun yang lalu mungkin, gara-gara main basket. Nah, sejak cedera yang dulu itu memang gak pernah disembuhin sampe tuntas. Sempet diurut sekali, tapi setelah itu udah, dibiarin aja sampai sekarang. Akibatnya, mata kaki saya antara yang kanan dengan yang kiri memang agak berbeda.


Nah, setelah jatuh kemarin itu, besoknya saya ke klinik fisioterapi. Maksudnya sih biar gak tambah parah (Ehm, sebenernya karena di kampus saya ada kliniknya, dan juga gratis buat karyawannya, jadilah saya periksa. hehehe) Sampe di sana kaki saya diperiksa cederanya di mana, dicek seberapa parahnya, dan di-treatment ini itu. Gak lupa juga saya ceritakan riwayat per-cedera-an (istilah apalah ini?) yang saya alami.
Mau tau kesimpulannya?


Kaki saya selamat dari cedera yang seharusnya bisa lebih parah dari ini. Apalagi mengingat ini adalah yang ketiga kalinya. Kok bisa?
Karena eh karena... nah ini intinya:


Pergelangan kaki saya over elastis!


Whuoo...keren ya?? 
Bukaaan...maksudnya bukan kaki saya glemar-glemer gak ada tulang gitu, bukaan!! Hahaha..
Gini lho. Coba praktekin: Gerakkan telapak kaki kanan kamu ke arah samping dalam. Kalo mengikut kemampuan rata-rata manusia, paling cuma bisa mencapai kemiringan (kalo pake skala jarum jam) di angka 11 atau 10. Nah kalo kaki saya bisa sampe ke angka 9. Kebayang kan, maksudnya gimana? Ya gitu lah kira-kira.  
So, "over" disini ternyata ada gunanya kan? Untung juga punya pergelangan kaki yang over elastis. Jadinya gak mudah cedera. Saya juga baru tau dengan bakat terpendam saya ini. (cailah, bakat..) setelah diperiksa kemarin itu. Dan ketika terapisnya bilang kalo kaki saya OVER ELASTIS itu somehow kok terdengar keren yaa? Hahaha... Tau gitu dari dulu saya bikin cita-cita penari balet aja deh. Hahaa...*mulaigakpenting
  


*gambar dipinjem dari sini

No comments: