Sudah cukup lama saya nggak posting. umm..gak lama-lama amat sih sebenernya, cuma beberapa waktu belakangan ini fikiran saya emang lagi fokus ke satu hal aja: TESIS. Ini lagi masa-masa genting, udah hampir sampe ke garis finish dan saya cuma pengen all out di bagian ini.
Tadinya saya ingin menulis keadaan ini dengan istilah yang sudah cukup sering saya gunakan; "lagi autis". Tapi tau nggak, tadi saya buka blognya Kang Adhit dan melihat ada banner kecil di bagian atasnya yang bilang:
STOP USING WORD AUTISM IN DAILY JOKE; Let's start from ourselves.
Dan saya terdiam.
Iya, saya baru sadar, that word; AUTIS, does mean something. Maybe for us -yang syukur Alhamdulillah- sehat wal'afiat, it's just a word, just a silly joke. Tapi buat orang-orang diluar sana yang mengalami atau mempunyai keluarga yang menderita hal ini, oh God..they couldn't even smile hearing this word. Then how come we use it for a daily joke?
Saya sepakat, AUTISM is not a joke. juga kata-kata senada yang sering digunakan untuk hal-hal dan tujuan sejenis. Misalnya untuk ngeledekin temen dengan kata-kata; muka lu tuh, kaya pesut DOWN SYNDROME!!
Dan saya terdiam.
Iya, saya baru sadar, that word; AUTIS, does mean something. Maybe for us -yang syukur Alhamdulillah- sehat wal'afiat, it's just a word, just a silly joke. Tapi buat orang-orang diluar sana yang mengalami atau mempunyai keluarga yang menderita hal ini, oh God..they couldn't even smile hearing this word. Then how come we use it for a daily joke?
Saya sepakat, AUTISM is not a joke. juga kata-kata senada yang sering digunakan untuk hal-hal dan tujuan sejenis. Misalnya untuk ngeledekin temen dengan kata-kata; muka lu tuh, kaya pesut DOWN SYNDROME!!
duh.. malu ati, euy.. dari dulu saya udah terlalu sering pake istilah autis untuk becandaan, sekedar untuk nyebutin kondisi dimana saya sedang terlalu nyaman dengan diri sendiri.nggak deh.. saya janji gak mau make istilah-istilah beginian lagi untuk bahan bercandaan. Yuk.. sama-sama ilangin kata ini dari kamus becandaan kita. Atau ganti dengan istilah lain yang lebih manusiawi, yang kira-kira gak akan menyakiti pihak manapun. Cuma satu kata doang, bisa doong.. :)
Oh iya, jangan lupa untuk saling mengingatkan ke temen-temen yg laen juga yaa..

