Friday, January 26, 2007

His My Role Model !

Gue baru sekali-kalinya ini baca majalah POPULAR. Hehehe... Gadis lugu kan gue??? Iseng aja, sambil nunggu pesenan Nasi goreng yang lama banget datengnya, eh ada majalah itu. Ya udah gue ambil aja. Baca-baca... sambil memperhatikan foto-foto ceweknya yang mukanya ngantuk itu (baca: muka ngajak tidur. Hehehe)
Di halaman tengah tu majalah (tepatnya adalah POPULAR edisi November 2006) ada artikel yang isinya wawancara dengan Deddy Mizwar. Gue baca deh. Dengan judulnya : 26 CUT TO CUT DEDDY MIZWAR, gila! Ternyata isinya keren banget!!!6 halaman yang memuat 26 pertanyaan dengan jawaban yang berbobot, mendidik, tapi gak belagu dan gak menggurui. Coba baca petikan wawancaranya yang gue kutip langsung ini:

Dalam seinetron Anda seperti dalam ‘Lorong Waktu’ tidak ada tokoh antagonis. Kenapa?

Nggak ada tokoh jahat. Tokoh yang keliru, ada. Memperbaiki citranya di masyarakat sulit, lebih baik ngomong sama Allah saja, nggak ditabokin. Hehehe... itu contoh, kan? Lu ditipu sama orang, lu ngomong sama temen lu, dibodoh-bodohin lu. Tapi ngomong sama Allah, dibelai kita. Mintalah kepada-Ku, jangan meminta kepada selain Aku.

Banyak yang mengatakan, dibanding rekan-rekan satu angkatan, tak banyak yang mencapai prestasi seperti Anda. Apa sebetulnya yang Anda cari di dunila film ini?

Industri film di televisi, khususnya, belakangan ini hampir semua orang didalamnya menjadi instan. Kadang-kadang tidak mengerti apa yang mesti dimainkan dan dibuat. Karena harus segera mengisi acara televisi. Aku gak mau masuk dalam arus itu. Makanya aku buat perusahaan sendiri. Aku rancang dengan teman-teman. Karena ini adalah ekspresi yang harus dipertanggungjawabkan secara moral, baik dalam kehidupan berbangsa, maupun dalam kehidupan kita di alam akhirat nanti. Setiap apa yang kita kerjakan harus ada pertanggungjawaban. Insya Allah pengetahuan yang Allah berikan aku ingin juga amalkan menjadi ibadah.

Cara mengucap syukur kita begitu kan? Aku kan bodoh, Allah kasih pengetahuan. Pengetahuan itu untuk apa? Ibadah. Syukur-syukur dapat duit juga. Nggak ada ruginya. Jadi kalau berpikir begitu tidak ada ruginya. Pasti ada ruginya. Umur gue dah tua, bentar lagi mati. Kalau gue lagi main film peluk-pelukan gue mati, mampus dah gue. Kemudian membuat film, kita ikut main dengan orang lain tapi tidak jelas impact-nya yang kita harapkan bagi penonton, bisa kacau kita nanti. Lihat tontonan kita, anak muda 20-an tahun, kaya raya. Dari mana kekayaannya nggak pernah dijelaskan dapat dari mana. Pacaran saja hidupnya kan? Jalannya kayak gimana?

Yang gue bikin, kayak ‘Kiamat Sudah Dekat’, bagaimana daya tahan, daya hidup berbagai manusaia yang begitu tertekan dalam kesulitan ekonomi tapi survival. Kita mengajarkan daya tahan jangan sampai kayak beberapa anak SD atau SMP yang gantung diri. Aki nggak habis pikir itu. Aku lihat ada sebuah histeria massa disana. Kita tidak pernah mengalamidulu. Gue juga susah dulu, tapi tidak pernah kayak gitu gara-gara nggak bisa ikut piknik. Kan gila, itu. Dan itu di desa, lho. Dari mana muncul ide gantung diri sebagai bentuk ekspresi putus asa? Kenapa? Nah, secara tak langsung (dalam Kiamat Sudah Dekat) ada tokoh seperti Saprol dan kifli, bagaimana daya hidup anak-anak bangsa dalam melihat keadaan dan kenyataan. Selalu mencari solusi dan tidak merugikan orang lain.

Tontonan spiritual yang Anda bikin berbeda dari tontonan televisi yang telah ada sekarang ini...

Saya percaya bahwa sebetulnya bukan salah satu tolak ukur masyarakat suka pada yang hantu hantuan atau daya hidup yang tidak jelas. Seperti film remaja kita, kan kita tidak tahu anak SMA mana? Tapi mereka menyukai. Pemirsa, apa yang disodorkan, dilahap saja. Karena nggak ada alternatif tontonan. Jangan salahkan masyarakat. Pelakunya yang harus dipertanyakan, baik si pembuat maupun si pengelola. Dimana pelakunya mungkin tidak mau berpikir, yang penting memenuhi target tanyang. Yang nulis juga demikian.

Pengelolanya juga demikian, yang penting laku. Kenapa? Karena memang tidak ada alternatif. Semuanya sama. Kalau bicara religi, semuanya hantu, siksaan. Hidayah kan siksaan. Habis menyiksa orang dapat hidayah, sudah. Jadi, kalu mau dapat hidayah, berbuat zalim –lah sebanya banyaknya. Seolah-olah kan stereotype. Pindah channel sama. Ya nonton saja yang terbaik diantara itu. Itu sebabnya saya bilang saya tidak pernah kehilagan rasa optimis. Saya kira mereka juga membutuhkan suatu tontonan yang baik. Cuma nggak ada. Kan susah.

Dan itu tidak bisa dilarang juga, kan?

Kita tidak bisa larang. Sudah bukan zamannya lagi melarang-larang. Tapi memberikan contoh. Dan belum tentu dicontoh. Tugas kita cuma menyeru dan mengajak. Sebagai Moslem tugas saya menyeru dan mengajak pada kebaikan. Selesai. Lu mau ikut atau kagak, itu bukan urusan gue, he..he..he.. Orang Cuma diwajibkan itu saja. Simpel sebenarnya. Jadi tetap bersemangat kerja. Kali ini tekor secara ekonomi, Alhamdulillah. Kali ini ada lebih, bonus, Alhamdulillah. Asyik, tuh.


Well, segitu aja deh petikannya. Ntar kalo dimasukin semua, jatohnya malah ngebajak. Mendingan lu cari deh majalahnya di loakan. Kalo masih ada ya.
Nah, Bapak satu ini memang TOB abis dah. Pemikiran-pemikirannya yang realistis tapi mengandung makna yang dalam. Santai tapi berbobot. Dan gue pikir, setiap kata yang dia keluarin, bagus untuk dijadikan bahan renungan. Abis baca artikel ini gue serasa dapet pencerahan gitu. Dapet arahan juga tentang bagaimana menyikapi hal-hal yang selama ini gue hujat-hujat (Ya, itulah..acara acara TV yang suka nggak genah-genah itu). Tapi jangan hanya bisa menghujat dong. Usaha, do something yang bisa memperbaiki, setidaknya sedikit. Lu lakukan apa yang lu bisa, kalo emang niatnya baik, dilakukan dengan benar, well, you’ll see the diffrence. Hmmm.. pemikiran yang baik.

Tapi sayangnya... di halaman berikutnya, ada foto cewek yang sangat potensial untuk merusak konsentrasi kaum laki-laki. Hahaha... sayang sekali. Yeah, namanya juga majalah POPUAR. Ya gak- jauh-jauh dari itu lah.Oiya, banyak yang bilang juga Deddy Mizwar ini mirip sama bokap gue, eh atau bokap gue yang mirip Deddy Mizway ya?? hehehehe...tau ah!

Saturday, January 20, 2007

The Last Kiss

Ini pertanyaan yang sering gue ajukan buat orang orang yang mau nikah: "how can you be so sure that she/he is the right one for you?" Dan buat orang-orang yang bisa mejawab pertanyaan itu dengan lugas, well..gue ucapin selamat! Karena kadang kita gak pernah tau siapa orang yang paling tepat buat kita. Dan kadang kalaupun kita sudah merasa yakin, biasanya adaaa aja godaan yang mengganggu. Entah itu orang ke tiga, faktor keluarga, atau hal-hal prinsipil laennya. Dan umumnya juga, sampe menjelang ijab qabul pun kita masih suka bertanya-tanya: "bener gak sih gue nikah sama orang ini??" Waduh waduh...pusing ye!


Nah, kemaren gue nonton film yang judulnya Last Kiss. Gue sih iseng beli film ini. Karena gue suka aja ngeliat tampang lucunya Zach Braff, yang pernah maen di serial Scrubs sebagai dokter muda yang culun nan berhati mulia, dan juga Film Secret Garden.Hehehe, walopun dia perannya serius, gue tetep aja senyam-senyum ngeliat mukanya. Okay, back to the story!

Di situ ada beberapa konflik. Tentang menemukan orang mana yang tepat untuk membuat kita bahagia, tentang bagaimana mempertahankan hubungan yang ada, atau bahkan memilih untuk meninggalkan, karena udah gak ada jalan lain yang lebih baik?? Hmm.. common problem ya..?
we all know that life is sucks, and maybe marriage is sucker. Kadang hal itu juga yang bikin orang takut menghadapi pernikahan (hehe..jujur, itu gue!), atau malah bikin stress (untuk orang-orang yang udah nikah). tapi ni film pembelajarannya bagus banget!

Okelah hidup gak mungkin lepas dari masalah. Gitu juga pernikahan. Or hubungan secara umum deh. Tapi intinya adalah, bagaimana kita menghadapi masalah-masalah itu. Dan cara apa yang kita pakai untuk menyelesaikan masalah itu? Diem-dieman kah? Saling berpegangan kah? Atau saling tunjuk idung kah??

Dan juga, jalan mana yang kita pilih untuk endingnya. Pilihan mana yang kita ambil, dan beranikah kita menghadapi resiko atas pilihan-pilihan itu? Yak, silahkan anda jawab sendiri..
Filim ini recomended banget buat orang-orang yang terlibat permasalahan di atas tadi. Nice romantic movie. Ceweknya juga cantik! hehehe... Nonton deh.

The point is, how to commit your heart with somebody that you are dying to love..
oiya satu lagi, sekali-sekali tataplah orang yang lu cintai dengan pandangan takjub sambil bilang: "Thank God I found her". And you'll see the diffrence

Oowh...My Hero!

Jadi begini ceritanya. Hari Selasa yang lalu gue dateng ke seminar skripsinya Totok. Biasa deh, kalo seminar kan suka dibagi-bagiin snack gitu. nah waktu itu snack nya ada coklat Top, permen dan kacang garuda kid. Gue sih makannya biasa aja, sambil dengerin presentasinya totok. Lama-lama jadi boring juga di dalem, panas karena mati lampu, dan emang topiknya agak menjemukan. Nah alhasil gue celingukan sendiri deh. Termasuk merhatiin sampah snack yang masih ada di hadapan gue. Hehee...kurang kerjaan banget ya!

Tapi gue menemukan sesuatu yang lucu di situ. Di bungkus Kacang Garuda Kid, bagian depannya ada gambar Super Hero gitu. Apa coba hubungannya sama kacang?? Liat deh gambarnya..
Nah yang lebih lucu lagi, waktu gue balik bungkusnya dan liat bagian belakangnya. Ada tulisan gini nih : "Jagoanku, Garuda KID. Si Pemberani yang suka menolong. Tampan, pandai dan cerdas. Dia begitu baik hati pada siapapun"
Huahahahaha.... Seems so great,ya! Gua sampe mau ketawa-tawa ditengah seminar yang serius itu. Tapi gak enak lah, kan keliatannya aneh! hehehe. Tapi sumpah, lucu banget. Mau deh gue pacaran sama Garuda KID. hehehe...

Tapi setelah gue pikir-pikir apa maksudnya ada sosok dan tulisan itu, dan apa pula hubungan si pahlawan nan hebat itu dengan kacang, gue jadi ngerti. Begini.. ehm! Orientasi pemasaran untuk produk makanan ringan kacang Garuda tersebut adalah anak-anak. Nah biasanya anak-anak kan suka sama yang berbau kartun dan super hero kaya' gitu. Kaya' sinchan yang cinta mati sama pahlawan bertopeng itu lah. Disamping itu pula, ini bisa memberikan pelajaran yang positif untuk anak-anak itu untuk menjadi sosok seperti itu. Biasa lah.. anak anak kan suka menganggap dirinya super hero gitu! (hayoo.. cowok2 juga dulunya gitu kan??) Jadi kalo tu anak pengen jadi pahlawan yang dipuja-puji seluruh dunia, ya dia harus jadi sosok yang pemberani, tampan, cerdas, suka menolong, dan begitu baik hati pada siapapun. Hmmm.. pesan yang bagus!!

Wednesday, January 17, 2007

postingan baru nih!!

well...akhirnya blog ini selesai juga di renovasi. Tapi masih dengan tema hijau??? Hahahaha.... itu nggak sengaja kok. Sumpe deh!
Gue suka aja dengan template yang sekarang ini. Lebih ceria gitu. Yaah sedikit banyak juga mewakili diri gue yang suka takjub ngeliat fenomena alam. Kaya' pelangi,awan, bintang, pohon yang daunnya berguguran, ya gitu deeeh...
Soal blog title yang baru,mmmm.... itu juga atas dasar pertimbangan khusus. Looking Up the Brighter Sky, mencerminkan sebuah keoptimisan akan masa depan yang cerah. Cieeeehh. huekhehehe.
Bytheway, semoga semua yang berkunjung ke blog ini jadi lebih ceria dan lebih optimis lagi.
Tapi ada satu nih yang ketinggalan. Shout boxnya belum ada. Ini karena beberapa website penyedia free shoutbox lagi agak error gitu. Yaa. Menyusul deh.

Okay, hope u enjoy reading my little new world... :)