Sunday, April 05, 2009

Politik, REPELITA, dan Tembok Berlin


Whuiii..baca judulnya kok kayanya postingan ini bakal serius ya. haha..nggak kok, gak segitunya. ini cuma rangkuman beberapa hal yang belakangan ini melintas di pikiran saya, cuma gak pernah bener-bener ada waktu lapang untuk posting ini ke blog. Jadi ya sudah, dibikin quick update aja ya. Here it goes:

Pertama,
Beberapa hari yang lalu Malaysia ganti Perdana Mentri, dari sebelumnya Abdullah Ahmad Badawi (Pak Lah), digantiin sama Najib Tun Razak. (kalau gak suka omongan politik beginian, mending langsung skip aja deh ke point ke dua) Selama dua tahun saya disini, bisa dibilang saya berada pada masa-masa penting sejarah politik Malaysia. Dalam 2 tahun ini ada pergolakan di kursi PM sini. Pak Lah sendiri baru menjabat beberapa bulan setelah terpilih pada pertengahan 2008 kemarin. Ini masa terpendek jabatan PM dipegang sepanjang sejarah Malaysia. Belakangan masyarakat juga mulai hilang kepercayaan pada UMNO (partai terbesar di Malaysia) dan mulai beralih ke oposisi. Pak Lah sendiri mengalami tekanan dari bawah dan beberapa tokoh UMNO lain, termasuk Mahatir Mohammad. "Sudahlah bro..turun aja" (gitu kira-kira). Jadi ya sudah, Pak Lah mengundurkan diri dan digantikan oleh Najib yang sebelumnya menjadi wakil. Nah, Najib sendiri, tak lain adalah anak pertama PM Malaysia ke-2 (sudah diralat. tnx, for bang ido n faeiz), Tun Abdul Razak. Kalau di Indonesia ibarat dulunya Soekarno, dan sekarang Guntur Soekarno Putra. Najib ini bisa dibilang jebolan business school dari London yang pulang ke Malaysia, dan karir politiknya mulusss lancar bak jalan tol.

Nah, saya pikir akan ada moment yang cukup seru untuk disimak selama proses pergantian PM ini. Saya sempat nangkringin siaran berita, dan beli koran segala (yang selama disini sebenarnya sangat jarang saya baca koran). Tapi ternyata gak segitu hebohnya juga. Mulai dari pengunduran diri sampai pelantikan PM baru, kayanya adem-ayem aja. Ah, gak seru ternyata. hehehe.. Tapi ya sudah, paling gak jadi tau perkembangan terkini, itu aja sih.

Kedua,
Ya..ya..belakangan ini saya terlalu sering menyebut kata tesis. Kabar gembiranya adalah..final project ini akan segera selesai. Hohoho..Mudah-mudahan sih dalam waktu 1-2 bulan ini. Mohon do'anya yaa. Tapi tau nggak, saya juga sering ngerasa panik seiring dengan semakin dekatnya lulus S2 ini. Bingung, abis ini mau ngapain. Mau kerja apa, dimana, atau mau S3 lagi, atau mau kawin lari (hahaha..yg terakhir nggak kayanya sih). Jujur, saya gak punya rencana masa depan. And I'm just so tired of making plan. Jangankan menyusun REPELITA, rencana untuk sebulan kedepan aja saya gak punya. Saya sempat merasa mendapat tamparan keras ketika ngobrol dengan seseorang nun jauh dimata. Saya tanya rencana hidupnya ke depan apa. Dia bisa menjawabnya dengan pasti, malah cukup detil kalo saya bilang. Mau sekolah lagi ambil jurusan ini di negara A, lalu mau melakukan itu, nabung beli ini itu, pergi ke sana dan ke situ, lalu nikah umur sekian, bla-bla bla..

Lalu dia melontarkan pertanyaan yang sama ke saya. Saya..... saya cuma bisa bilang GAK TAU. karna saya memang gak tau. Gak tau mau melakukan apa. Gak tau mau kemana. Gak tau mau jadi apa. Saya tau ini bodoh. Makanya, saya sekarang sedang berusaha, sedang berfikir keras, menyusun propgram REPELITA hidup saya. Saya gak mau semua yang udah saya jalani sejauh ini jadi sia sia hanya karna pasrah pada jawaban GAK TAU itu.

hhufffh.... wish me luck.

Oke, ketiga.
Kemarin saya lagi seneng. Seneng karna hal-hal kecil dan mendapat sapaan-sapaan ringan dari orang-orang yang gak disangka-sangka. Mulai dari SMS yang hanya bertanya "Apa kabar, gimana tesismu? Jaga kesehatan ya.." SMSnya sih biasa, tapi orangnya yang nggak biasa. Nggak pernah-pernahnya dia begini ke saya. Apalagi sampai niat menghabiskan pulsa kirim pesan ke nomor luar negeri untuk menanyakan hal ini. Saya sempat nanya "Kok tumben SMS? Ada apa?" Dia cuma jawab "gpp". Dan ya sudah, saya pikir hal itu memang gak perlu dijawab. Kalau dijawab mungkin akan jadi aneh dan gak spesial lagi. hehehe. Simple, but nice messages.

Lalu siangnya, saya chatting dengan seseorang. Teman kuliah dulu. Cuma, walaupun selama 4 tahun dia ada di depan muka saya, saya selalu merasa ada jarak antara kami. Dan dia juga merasakan hal yang sama. Dia bilang saya seperti hiu, dan saya bilang dia macan tidur. Tidak pernah ada obrolan panjang, tidak pernah ada sesi curhat-curhatan.Saya tidak tau dia ulang tahunnya kapan, dia juga tidak tau saya suka film apa. Dia pernah menulis, katanya seperti ada Tembok Berlin diantara kami. Saya tau, kata-kata itu tepat sekali.

Kemarin siang itu, setelah makan siang sebenarnya saya nggak ngapa-ngapain. Lalu memutuskan untuk nonton film aja di laptop. Tapi ketika baru online, sapaan ringan itu datang lagi. Kali ini dia yang menyapa saya dengan pertanyaan-pertanyaan yang juga sangat biasa. Tapi kok rasanya ini jadi sesuatu yang berharga buat saya. Maka, bye-bye film dan saya lanjut chatting dengan dia. Membincangkan hal-hal ringan, termasuk kecanggungan yang selama ini kami punya. Saya menyesal, kenapa gak dari dulu aja bisa ngobrol begini dengan dia. Hahhaa..agak melankolis memang, tapi saya bersyukur, tembok berlin itu akhirnya kami sepakati untuk dirobohkan.

Semuanya hanya datang dari hal-hal kecil, sapaan-sapaan ringan, tapi berharga. amat berharga..

terima kasih semuanya :)

5 comments:

akhyar rido/faeiz ekram said...

Ade ku tersayank...ada fakta dari tulisan ade yang pelu sedikit diralat. Dato' Seri Najib adalah anak mantan Perdana Menteri Malaysia yang ke-2, bukan yang ke-1...hehe
PS: blog-nya keren juga

ade suryani said...

lho..? trus yg pertama siapa?? haha.. salah ya? ok. tnx for infonya. btw, sejak kapan lu suka berkunjung ke blog gw?

Faeiz said...

PM yg pertama Tunku Abdul Rahman..encik rido bkunjung ke blog Ade stelah ada yg promote...gwe gitu lohh...hahaha... :)

ade suryani said...

i c... sesama TAR, lupa laar.. hehehe.
tnx faeiz. welcome to my blog. I guess u'll get nothing here but unnecessary things. hahaha

Faeiz said...

not to worry...what may seems unnecessary to others might be necessary for me. :)
keep on writing/posting...bestlahh....