Saturday, April 26, 2008

Percakapan panjang

Gua sempet baca dalam sebuah buku, katanya salah satu hal terberat yang dihadapi oleh pasangan yang terpisah jarak (a.k.a PJJ) adalah hilangnya suasana percakapan tentang hal-hal yang dialami sehari-hari..
*gua baca buku human communication theory ya...bukan buku ‘bagaimana menjaga romantisme anda dan pasangan’*

Hmm...mungkin ada benernya juga ya. Kita jadi kehilangan partner berbagi cerita ketika pasangan kita jauh. Walaupun sekarang teknologi udah lebih banyak membantu, tapi toh gak tiap menit juga kita bisa smsan cuma sekedar bilang hal-hal gak penting atau chatting sampe mata perih berdarah-darah. Walopun ada juga sih pasangan yang tiap hari tiap jam tiap menit kirim sekilas info tentang aktivitas yang lagi dilakukan. Lagi ma’em. Lagi belajar. Lagi di kampus. Lagi meeting. Lagi mandi. Atau ‘lagi mau bobo niiyy..’
*oh please... don’t u have many things to deal with? haha.. synical negative nih gua*

Tapi emang sih, seorang partner untuk berbagi, untuk bercerita tentang seisi dunia itu emang gak mudah dicari. Dulu, waktu masih S1, syukurlah gua punya bukan hanya pacar, tapi juga sahabat-sahabat yang bisa diajak berceloteh tentang apa aja. Tentang hujan, tentang buku, tentang kopi, tentang dogma-dogma, tentang dedaunan gugur, tentang lagu baru, tentang langit, tentang cewek yang bajunya gak matching, tentang dosen yang mukanya aneh, tentang kekacauan politik Indonesia, tentang nyamuk yang masuk surga, tentang purnama, tentang ejakulasi dini, tentang apa aja..!!

Dan itulah yang bikin gua betah berjam-jam duduk di bawah pohon atau di tepi trotoar bersama dia -atau mereka. Gua bisa share, bisa membahas tentang hal-hal yang gak penting sekalipun..Bahkan ada yang bilang “ya ampun...musim sudah berganti dan kalian masih aja disini”.
*Yeah...We didn’t even care if the rain was falling down..*

Dan ketika itu gak gua jumpai lagi disini, hmm... kata apa yang lebih tepat daripada kangen ya? Entahlah.. Kangen dengan seseorang yang bisa diajak bercerita tentang apa aja. Apa yang dilihat, apa yang dirasakan, difikirkan, ditakutkan, dirindukan..
Itulah yang mungkin juga dialami oleh berjuta-juta pasangan yang PJJ di luar sana ya. Ah, semoga kalian selalu berbahagia meski hati dikepung samudra sekalipun.

Huuffh... betapa kita tuh sebenernya memerlukan seseorang untuk berbagi cerita ya. Dan rasanya gak ada yang lebih membahagiakan selain mendapatkan pasangan hidup yang bisa diajak berbagi cerita sepanjang sisa umur. Cerita tentang hari-hari, tentang hal-hal kecil, tentang hal-hal yang nggak penting.

Orang yang akan tertawa dengan lelucon-lelucon kita yang sebenernya itu-itu aja
Orang yang selalu bertanya “how’s ur day?” dan mau mendengar semua cerita
Orang yang selalu tertarik dengan semua kisah, walaupun itu tentang bulan yang sebenernya dulunya petak.
Orang yang akan berkomentar dengan jujur apakah kita kegemukan atau nggak
Orang yang rela dibangunkan tengah malam sekedar untuk mendengar tentang mimpi yang baru menghampiri

Cerita..cerita..dan cerita... berceloteh hingga kita kehabisan kata-kata. Tertawa hingga kehabisan nafas, lalu tertidur dengan kaki yang saling mengait tanpa kisah yang terselesaikan. Selalu saja disisakan untuk diceritakan esok harinya. Membuat kita bangun pagi dan menanyakan bagaimana akhir kisahnya. Kisah yang sebenarnya tak akan ada habis-habisnya...

Ah..Bahagialah pasangan-pasangan yang tak henti-hentinya berbagi cerita.

Then, will I get one?
I hope...Yeah..I hope..

2 comments:

ea_12h34 said...

gw punya de, gw punya banyak
tapi saat ini gw sedang pjj dengan semuanya..

termasuk lu....

dan kemarin gw bener2x ngerasa kesepian, damn...

tapi akhir2x ini gw ngerasa deket lagi sama kalian,

mungkin karena kita kembali bersapa ringan...

:) lope u pacar perempuan ku

.vi. said...

mba' Ade pkabar??
udah berapa kali baca blogs mb' ade,,tapi baru ngasih komen skr..
isi blogsnya,,mm..remain mi of somwan..
dia skr tinggal di Bandung, baru sadar kalo dia udah putus ma pacarnya (ajaib) n jauh dari orang2 'yang kalo ngobrol bareng bisa mpe lupa musim' hahahaaa...
tadi abis nonton 'the heartbreaker kid' (udah nonton blum??),,yang maen ben stiller..tentang pasangan suami istri yang ternyata g nyambung..n akhirnya pisah,,hiii,,jangan sampe..=D