Tahun ini di tanggal yang sama, saya juga masih belum merasakan sesuatu yang beda dari biasanya. Sampai ketika salah seorang mahasiswa saya yang baru kemarin diwisuda menuliskan pesan di dinding facebook saya. Gini katanya
"guru adl pahlawan yg selalu sabar memberitahu, menjelaskan, dan memberi contoh.guruku, sumber inspirasiku" Selamat Hari Guru ya Bu"
At that moment... saya terharu. Saya nggak pernah dapet ucapan kaya gitu bertahun-tahun sebelum ini. Dan saat itu, sebutan "Bu Guru" terasa berbeda buat saya.
Mulai deh...mellow.
Sorenya saya ngajar sesuai jadwal. Ada 2 kelas Seminar dan Penulisan Ilmiah dari jam 2 siang sampai jam 5 sore. Kelas ini lumayan berat buat mahasiswa, I know that. Di kelas inilah mahasiswa belajar menulis proposal ilmiah sebelum dijadikan skripsi. That's hard, hard enough for my students yang sama sekali gak ada bayangan gimana skripsi yang bagus itu. Nggak heran banyak mahasiswa yang sharing sama saya soal gimana menulis proposal ilmiah yang baik, entah itu di jam kelas atau bahkan di waktu-waktu senggang saya.
Sore itu sudah hampir jam 5, seharusnya kelas sudah bubar. Saya belum sholat ashar tetapi masih ada beberapa orang mahasiswa yang menahan saya untuk diskusi mengenai proposal mereka.
Mereka nanya ini itu dan saya tuntun mereka satu persatu. Ada yang binggung bukan main. Ada yang setiap kali pertemuan masih juga salah. Ada yang sampe hampir nangis karena dibantai dengan pernyataan yang membingungkan ketika dia presentasi di depan rekan-rekannya. Dan sore itu saya meladeni mereka satu persatu. Seperti sedang mendengar saya mendongeng -tentang metode penelitian tapi yaa-, mereka melingkar mengelilingi saya.
Lagi lagi, di saat-saat seperti itu saya merasakan sesuatu yang dalam. Saya mencurahkan apa yang saya tau, apa yang saya bisa demi melihat anak-anak didik saya berhasil di mata kuliah ini. Ada yang diam-diam merembes di hati saya ketika melihat mereka mengangguk sambil berkata "ooo..jadi gitu ya bu. sekarang saya ngerti.."
Saat itulah saya mulai mengerti apa yang dinamakan dengan dedikasi. Bahwa saya bisa melakukan sesuatu, bisa mencurahkan waktu, pikiran dan hati saya untuk menjadikan anak didik saya lebih baik lagi. Bahwa saya bisa berbagi dengan orang lain, dan apa yang saya lakukan hari ini bisa memberi perubahan untuk mereka
Saat itu, saya merasa berarti. Saya akhirnya merasakan bahwa diri saya yang gak seberapa ini ternyata bisa memberikan sesuatu walaupun itu hal kecil bagi orang lain.
Dan saya nggak pernah merasa se-berarti itu bagi orang lain. Nggak pernah.
Saya tau, tugas saya sebagai pendidik itu bukan main-main. Bukan hanya sekadar mengajarkan materi, tetapi juga mendidik. Mendidik. Saya punya tanggung jawab yang besar di sini. Dan moment-moment seperti itu tadi, hanya akan dapat dirasakan jika saya melakukannya pekerjaan ini dengan hati. Dengan hati.
Ah, semoga saya apa yang saya lakukan ini memang bisa memberikan sesuatu yang lebih baik untuk mahasiswa dan orang-orang di sekitar saya. Aamiin.. Aamiin.
Selamat tanggal 25 November.
Selamat hari jadi, bu guru...
sumber gambar

No comments:
Post a Comment