Sunday, July 12, 2009

Secret key to the universe

Saya suka sama astronomi. Entah bagaimana awalnya saya bisa suka sama bidang ini, saya juga gak inget. Yang pasti, sejak SMP dulu saya suka nangkring di atas genteng rumah malam hari dan ngeliatin bintang sampai berjam-jam dan kedinginan. Tapi dulu cuma sebatas melihat, nggak sampai belajar lebih jauh.

Lalu seiring perkembangan waktu, semakin kesini saya makin suka sama langit dan semesta. Maka saya mulai sedikit demi sedikit mencoba memahami ada apa di atas sana. Mengapa, bagaimana, sejak kapan, menjadi pertanyaan yang terus berulang-ulang di kepala saya dan mendorong saya mencari jawabannya. Mencoba membaca semesta melalui imaji dan logika.

Pengetahuan saya di bidang ini masih dangkal banget. Makanya saya coba baca buku yang level basic-nya dulu sebagai bahan pemahaman awal. Untungnya sekarang banyak banget buku astronomi untuk anak-anak. Mulai dari yang tipis, buram, item putih, sampe yang hard cover, elegan dan penuh gambar-gambar berwarna. Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Menarik atau membuat ngantuk, pokoknya saya baca. Kadang saya masuk ke toko buku atau berkunjung ke pameran buku, sengaja untuk mencari buku astronomi for kids. Sekali lagi, FOR KIDS ya. Karna otak saya belum nyampe untuk belajar tentang fisika kuantum, teori relativitas atau supermasive black hole secara lebih mendalam. Dikhawatirkan kejang-kejang. Hehehee...

Nah, ini buku yang baru selesai saya baca. ‘George’s secret key to the universe’. 

Ini novel anak-anak. Ceritanya tentang anak kecil bernama George yang hidup dalam keluarga konservatif. Bapak ibunya adalah aktivis lingkungan, yang nggak mau punya kendaraan, alat elektronik atau benda-benda berbau teknologi. Semuanya ramah lingkungan, makan hasil tanaman kebun sendiri, bahkan makan malam dengan cahaya lilin. Padahal, George ingin sekali punya komputer. Baginya komputer adalah benda yang sangat pintar dan bisa membantunya menjawab segala rasa ingin tahunya tentang dunia dan semesta. 

Lalu suatu ketika, babi peliharaan George lari menerobos pagar belakang kebun dan masuk ke halaman rumah tetangganya yang tampak horor dan sudah terbengkalai. Tapi ternyata, di rumah itu tinggal seorang ilmuwan fisika bernama Eric dan anak perempuannya, Annie. Dan oh, Eric punya komputer supercerdas bernama Cosmos! Dan hebatnya lagi, Cosmos bisa membuka jalan rahasia menuju petualangan ke alam semesta. Maka kemudian, George sedikit demi sedikit mulai mendapatkan jawaban dari rasa ingin tahunya. Bukan hanya itu, George juga bisa mengalami sebuah petualangan seru, yang bahkan bisa membahayakan nyawnya sendiri dan nyawa orang lain! Hohoho... seru, bukan???


Buku ini ditulis oleh Stephen & Lucy Hawking. Stephen Hawking sendiri disebut-sebut sebagai fisikawan paling cerdas setelah Newton dan Einstein. Kalau saya bilang, dia supergenius, padahal badannya lumpuh total. (googling aja sendiri kalo mau tau lebih banyak. He’s so amazing!) Sedangkan Lucy, tak lain adalah anaknya Stephen Hawking yang merupakan seorang penulis cerita anak-anak. Maka perpaduan antara bapak dan anak jenius ini, melahirkan buku cerita petualangan yang seru dan benar-bernar cerdas! Banyak banget yang bisa saya pelajari dari buku ini. 

Ah, saya jadi kepikiran, buku ini akan saya wariskan untuk anak saya kelak. 
Supaya dia bisa lebih mengenal tentang langit dan semesta di atas kepalanya 
Supaya dia menyadari betapa besarnya kuasa Sang Maha Pencipta, dan
Supaya dia tau, ibunya dulu pernah memandang takjub dan penuh tanya ke angkasa sana. 

Hahaha, mulai deh melankolisnya. :D

Oh iya, buku ini ada web-nya juga lho...
Kalo mau tau lebih banyak, klik dari side bar blog ini yah! 

No comments: