Saturday, May 02, 2009

Komunikasi dan galaksi

Belakangan ini saya sedang asik memikirkan sesuatu, sesuatu yang dulu pernah juga terfikir, jauh sebelum malam ini. Setahun lalu mungkin, dalam adegan insomnia yang sama. Tapi tidak pernah terfikir hingga selesai dengan sempurna.

Ini tentang sesuatu yang agak serius. Tentang teori komunikasi. Tentang langit. Dan tentang galaksi. Saya menyebutnya sebagai Teori Komunikasi Galaksi.



Ehm..Menurut saya, pola komunkasi manusia itu tidak berbeda dengan galaksi.

Begini. Katakanlah seorang manusia (anggaplah ini saya atau anda) adalah bumi. Bumi punya satelit, salah satunya bulan (ini yg alami, yang buatan gak perlu dibahas lebih jauh disini). Satelit adalah benda yang mengorbit benda lain dengan periode revolusi dan rotasi tertentu. Maka bulan dapat disamakan dengan orang terdekat yang ada dalam lingkaran komunikasi antarpersonal kita. Bisa suami, pacar, orang tua, sahabat, atau siapa saja.

Begitu juga orang lain, yang bisa kita anggap sebagai planet lain, juga punya satelitnya masing-masing. Punya orang-orang terdekat dalam lingkaran komunikasi antarpersonalnya.

Lalu bumi dan planet lainnya ini, berada dalam satu orbit dan bersama-sama berputar mengelilingi matahari. Ini sama seperti saya/anda yang bersama dengan teman-teman, berada dalam satu kelompok komunikasi (yang pada level ini sudah agak besar sedikit) berada dalam satu lingkaran yang sama. Entah itu orbit kampus, orbit kantor, orbit kelurahan, kecamatan atau apapun. Maka yang menjadi pusat orbit, sang matahari, bisa saja dosen, bos, lurah, atau siapapun yang menjadi tokoh sentral kelompok komunikasi itu.

Jika kelompok ini diperbesar lagi, maka orbitnya juga akan lebih besar lagi. Kelompok berdasarkan kesamaan bahasa, wilayah, ras, negara atau bahkan benua. Sebutlah ini sebagai galaksi. Galaksi-galaksi inilah yang menyusun semesta. Sama halnya dengan kelompok-kelompok manusia yang saling berkomunikasi. Yang saling berhubungan dan mengorbit bersama-sama dalam populasi yang besar.

Jadi susunan semesta komunikasi, dimulai dari hanya seseorang, yang kemudian membentuk kelompok komunikasi yang kecil, lalu yang besar, lalu yang lebih besar lagi, dan begitu seterusnya, hingga mencakup seluruh populasi manusia yang ada di dunia ini.

Got my idea? Bingung ya..? sama..hehehe..saya juga bingung gimana jelasinnya dengan cara yang mudah. Tapi mudah-mudahan bisa difahami lah...

Nah, tapi ada kelanjutannya nih. (Masih menurut saya) ada perbedaan juga antara semesta komunikasi manusia dengan semesta alam ini. Bedanya ada pada satu hal: The Big Bang.

Kalau di semesta alam raya ini, Big Bang diyakini sebagai awal kejadian. Ledakan besar inilah yang memecah semesta menjadi gugusan-gugusan kecil, hingga ke sistem tata surya yang kita kenali saat ini. Nah, sedangkan pada komunikasi, terjadi kebalikannya. Big Bang bukan sebuah kejadian awal, melainkan sebuah ledakan yang (disadari atau tidak) baru saja terjadi.

Big Bang itu memecah kelompok-kelompok komunikasi yang telah ada. Sebelumnya bisa dikatakan satu kelompok komunikasi di Indonesia, di Jawa, di Yogyakarta di Ngawi, di Klaten, atau di Gresik misalnya, tidak saling bersinggungan dengan kelompok komunikasi di Amerika, di Puerto Rico, di Jerman atau di Namibia. Semua berjalan dalam orbitnya masing-masing tanpa saling bersinggungan. Tapi lihat sekarang, semua itu terpecah dan membentuk pola acak. Manusia hanya menjadi debu-debu kecil dalam satu gumpalan besar populasi di dunia ini yang entah bagaimana caranya bisa saling bersinergi dan berhubungan. Semuanya pecah karena satu ledakan besar. The Big Bang.

Nah, Big Bang itu adalah penemuan internet.

---

yaa.. saya tau, teori ini masih lemah. Ini juga masih pemikiran awal aja. pikiran-pikiran ngaco saya yang lagi nggak bisa tidur. Yah.. lain kali, ini mungkin akan saya sempurnakan lagi. Masih perlu baca dan belajar lebih banyak lagi. Tapi sepertinya beneran, saya mau serius mempelajari hal ini. So please, correct me if I'm wrong. Ditunggu komen dan kritiknya yaaa.. :)

2 comments:

oya said...

mantabb..teori baru dlm komunikasi =)..
btw, maap ga nyambung, tp tulisan lo ngingetin gw sama big bang theory, udah nonton blm? gw baru aja tamat season 1nya.. lucu bgttt..wkekekekekkk

ade suryani said...

iya gw jg suka yaw nonton Big Bang Theory. tapi gw nontonnya acak, dari youtube. tapi tetep sih, ngikik-ngikik...hihihi. lu punya ya? minjem duuung.. :D