Ya..setelah baca sana sini blog orang-orang, saya sadar (cieh, pake saya-saya an nih sekarang..) kok kaya'nya isi blog saya ini gak penting ya? negbahas hal-hal yang gak mutu, gak menambah hal-hal baru bagi yang bacanya. Nah, makanya sekarang saya mau ngajak diskusi aja nih. Jadi yang masup sini gak cuma bisa "say hi" di shout box, tapi juga bisa mengeluarkan ide-ide dan pendapatnya. Oke? Siap??
Ceritanya gini. Seminggu yang lalu saya ikut seminar internasional yang diadain di kampus, temanya tentang Media, Culture and Society. Ada salah seorang pembicara dari Amerika bernama Dr. Phillips Taylor yang mempresentasikan tentang "Cultural Diplomacy VS Cultural Imperialism".
Inti yang saya dapat dari omongan dia adalah, bahwa Amerika sesungguhnya tidak melakukan cultural imperialism (penjajahan budaya) sebagaimana yang dituduhkan oleh seisi dunia saat ini. Orang-orang banyak menunjuk Amerika dengan budaya baratnya, Mc Donal-nya, Musiknya, Fashionnya, sampai ada juga istilah Coca-Colonialism.
Nah, si Phillips Taylor ini berargumen begini :
"Ya memang Mc Donald adalah Amerika. Dan ketika saya ke Kuala Lumpur saya melihat ada McD, KFC dan beberapa gerai franchieser Amerika lainnya. Tetapi saya melihat ada jauhh lebih banyak restoran cina disana. So, apakah cina berarti melakukan imperialisme?"
"Music imperialism? Okay...ada beberapa yang fenomenal seperti The Beatles, Led Zepplin, OASIS, Red Hot Chili Peppers, Rolling Stones..But if I'm not mistaken, they're British, right? "
"Kalau dari segi ilmu pengetahuan, semua orang berpendapat bahwa sains dunia ini menggunakan sudut pandang Amerika. Tetapi bukankah ilmu pengetahuan memang perlu disebarluaskan? Dan kalau kami membagi ilmu pengetahuan kami, bukankah itu juga membawa keuntungan bagi negara-negara lain yang ikut merasakan manfaat ilmu itu?"
"Ya..Acara TV amerika memang banyak di adopsi atau bahkan ditayangkan juga di negara lain. Tetapi jika anda menyaksikan 'Friends' atau 'Evertbody Loves Raymond' (salah satu judul drama komedi Amerika yang cukup populer) apakah itu serta merta membuat anda berpikir seperti layaknya seorang Amerika?? saya rasa tidak.."
"Teknologi kami? Hmm..saya rasa banyak dari Anda sekarang memiliki TV dan produk-produk elektronik merk LG atau sony di rumah. Dan itu Jepang punya kan?"
"So, dimana letak imperialismenya Amerika? Imperialisme itu kan diartikan sebagai tindakan yang dilakukan PEMERINTAH suatu negara untuk memegang pengaruh terhadap negara lain. Dan dominasi budaya Amerika yang ada saat ini, saya rasa bukanlah dirancang oleh pemerintah Amerika, melainkan ini hanya masalah kompetisi dan globalisasi industri dan perniagaan Amerika. Apakah ini yang disebut Imperialisme?"
Ya..intinya sih begitu yang dia bilang. Itu sedikit uraian saya atas pendapat profesor Amerika yang saya rasa cukup provokatif dan sangat subjektif itu. Nah selanjutnya, saya mau tanya, gimana pendapat kamu sendiri mengenai isu ini? Setuju gak? Atau ada pandangan lain??? Give me a comment, yah..
Ditunggu....
2 comments:
Assalamualaikum!!
Pertama niy, hehehe
Menurut gw Amerika itu melakukan pengaruhnya secara terselubung...
Contohnya mulai dari G30S, timor-timur, Kerusuhan Ambon, banyak deh...
Mereka ga menunjukkan kepentingannya secara terbuka, tapi melalui hal2 seperti itu...
Hehehe
Tapi De, ga usah khawatir klo masukin postingan yang 'menurut loe' ga mutu, contoh aja Radith 'Kambing Jantan', karena postingan 'super ga mutunya' di Blog, malah doi dapet duit kan??
Nyantai aja brur...
Wassalam
ameriki lagi ya :D hahahaha
mereka menjajah secara diem2.. mereka ternyata punya semua data penduduk bumi, lalu lintas internet dan telekomunikasi disadap mereka semua (hahaha kebanyakan baca novel dan brown.. eh bukannya doi bikin tuh novel pake riset.. berati beneran dong data2 itu)
Post a Comment