Tuesday, November 25, 2008

masuk ke tahun genap

umur saya nambah satu lagi

alhamdulillah

dan seperti tahun-tahun sebelumnya, saya gak bikin catatan perenungan
gak juga bikin resolusi
gak pasang target pencapaian-pencapaian
gak juga membuat daftar wishlist atau apapun itu

saya cuma punya niat kecil yang harus,

HARUS saya laksanakan mulai hari ini:

gak lupa lagi baca bismillah sebelum makan,
gak makan terlalu banyak apalagi sampai kekenyangan
dan gak lupa lagi baca alhamdulillah sesudahnya

itu saja

karna saya masih suka lupa
masih terlalu sering lupa untuk bersyukur
bahkan untuk hal-hal kecil seperti itu


Thursday, November 20, 2008



ada kisah baru disini

mudah-mudahan bisa diambil nilai positifnya ya..
selamat menikmati




Saturday, November 15, 2008

(not) a stupid girl


Jujur aja nih ya, gua tu termasuk orang yang bego untuk urusan cinta-cintaan. Gak pengalaman sama urusan beginian, bahkan kadang gak bisa mencerna dengan baik tentang masalah-masalah hati atau asmara-asmaraan. Tapi sebego-begonya gua, paling gak gua masih bisa sadar kalo ada sesuatu yang gak beres atau yang gak seharusnya terjadi tapi terjadi sama gua atau orang-orang di sekitar gua. Tapi sayangnya, kadang orang yang mengalami itu sendiri gak sadar atau ‘pura-pura gak sadar’ sama apa yang dia alamin. Khususnya kaum cewek nih ya.. yang kononnya lebih emosional, yang lebih sensitif, yang kurang mengedepankan logika untuk masalah-masalah beginian dibandingin laki-laki. Oke, kita langsung masuk aja ke contoh kasus:

Salah seorang temen gua –yang pinter, cantik, berani dan mandiri- berhasil mendapatkan tawaran pekerjaan di salah satu instansi besar di Indonesia. Tapi tawaran ini dia tolak dengan yakin karna dia harus menandatangani perjanjian untuk tidak menikah dalam waktu 2 tahun ke depan. Nah, waktu dia cerita sama COWOKnya (yang udah sekian tahun dipacarin), dia malah dapet tanggapan : “emang mau nikah sama siapa?”

........ ini gak sopan, kalo gua bilang ya.
Dan ni cowok juga nampak agak kurang ajar di mata gua.

Juga kasus-kasus lain yang –aduh, ampun deh- kalo menurut gua hanya akan memperkuat asumsi bahwa cewek adalah umat paling irasional aja. Misalnya nih, rela jadi selingkuhan dan berharap si cowok bakal mutusin pacarnya demi dia, atau TTM-an bertahun-tahun lamanya dan pasrah aja ketika ngeliat si cowok menggandeng cewek lain, atau rela dipukulin sama pasangan dengan alasan “begitulah cara dia melindungi dan menyayangi gua”, atau masih juga memaafkan dan percaya setelah berkali-kali dibohongin dan diselingkuhin sama sang pacar. Haduh..haduh...

Okay, bilang gua gak sensitif. Bilang gua cold heart. Terserah. Tapi gua gak akan mau membiarkan hidup gua dikalahkan sama perasaan-perasaan sesaat. Peraaan yang mungkin gua sendiri gak yakin-yakin amat apakah itu sayang, cinta, nafsu, atau apa.

Dan buat cewek-cewek diluar sana yang mungkin lagi mengalami hal seperti ini, c’mon girls.. cowok kan gak cuma satu. Dengarkan juga apa kata otak, dan cobalah sekali-sekali untuk gak menyangkal. Dan satu hal.. cobalah untuk (paling tidak- berpura pura) meninggalkan dia untuk melihat apakah tu cowok segitu cintanya sama kita. Apakah dia sadar ada yang hilang dari hidupnya ketika kita pergi. Let’s find the answer.. Tapi jangan kaget juga seandainya tiba-tiba kita mendapat jawaban dari pertanyaan “apakah cowok ini sebegitu layaknya untuk dicintai setengah mati?”

Kalo jawabannya membahagiakan, ya bagus.
Kalo jawabannya menyakitkan, well..I think you have no option but saying goodbye to him.

Dan catat ini: hak pilih kita gak hanya berlaku di saat pemilu yang cuma 5 tahun sekali itu kok. Ini SANGAT BISA dipake untuk memilih lelaki mana yang tepat untuk mendapatkan cinta kita.Cieeh...hehehehe...Jadi gunakanlah hak itu sebaik-baiknya, ya!