Thursday, September 11, 2008

Surat kepada Tuhan

Selamat malam Tuhanku, aku tak bisa tidur lagi malam ini. Dan dalam keterjagaanku, begitu banyak tanya yang menghampiri. Aku tak tahu dari mana munculnya semua itu. Tapi yang aku tahu, hanya Engkaulah Yang Maha Tahu. Maka kuputuskan untuk bertanya saja pada-Mu agar bisa menguraikan segala kebimbanganku.

Tuhanku, mengapa Adam kau turunkan ke bumi hanya karna Ia memakan buah khuldi? Apa salahnya buah khuldi? Mengapa buah itu tak boleh dimakan? Kalau memang benar-benar tak boleh dimakan atau bahkan sekedar didekati, lalu mengapa Engkau menciptakannya? Apakah hanya untuk menguji kepatuhan Adam dan Hawa pada-Mu? Apakah hanya untuk memberi peluang bagi iblis untuk memenuhi janjinya (mengganggu umat manusia)? Ataukah Engkau memang sudah menyusun sebuah skenario untuk mengutus Adam ke bumi, dan ini semua adalah bagiannya?

Namun jika memang demikian, mengapa tak Kau utus saja Adam dan Hawa untuk turun ke bumi dengan mulia, tanpa menjadikannya hamba-Mu yang berdosa? Dan mengapa Adam perlu berdoa dan bertobat bertahun-tahun lamanya untuk bisa mendapatkan ampunan-Mu, hanya karna ia memakan sebutir buah (khuldi)? Bukankan Engkau Maha Pengampun, Ya Rabb?

Tuhanku, lalu mengapa pula Adam Kau turunkan ke bumi? Mengapa tidak ke tempat lain? Mengapa bukan ke Pluto atau gugusan bintang yang lain? Apakah memang benar bahwa kehidupan hanya ada di bumi? Tapi mengapa hanya ada di bumi? Mengapa Engkau menciptakan kehidupan hanya di atas bumi dan tidak pula di tempat lain? Bukankah semesta-Mu begitu luasnya? Begitu istimewanya kah bumi-Mu ini?

Tuhanku, mengapa pula Engkau masih perlu bersumpah pada apa yang Kau ciptakan ketika Engkau berfirman? Kau bersumpah demi malam, demi siang, demi matahari dan bulan, demi langit dan hamparan bumi, demi fajar, demi jiwa dan penyempurnaannya, demi tin dan zaitun, demi Makkah, demi masa, bahkan demi kuda-kuda perang yang berlari kencang... Sungguh, hanya Engkau lah yang Maha Benar. Namun mengapa Kau masih juga bersumpah? Apakan manusia-manusia ini sedemikian lalainya dan masih juga tak kan percaya pada kebenaran-Mu?

Ya Khaliq Ya Tuhanku, maafkan aku yang mungkin terlalu ingin tahu. Ampuni aku jika pertanyaan ini menyinggung-Mu. Sungguh, aku hanya hamba-Mu yang terlalu haus dan dahaga. Yang merasa malu dan rugi jika tidak menggunakan nikmat akal yang Kau berikan. Aku hanyalah hamba-Mu yang kerdil, yang tak tahu apa-apa. Yang mencoba membaca-Mu melalui semesta. Tuhanku, hanya pada-Mu aku memohon ampun. Hanya pada-Mu aku memohon petunjuk.


Umm...Tuhan, satu pertanyaan lagi: Apakah Engkau memang menciptakan dia untukku?

Tuesday, September 09, 2008

Saturday, September 06, 2008

Yes, I am

Menindaklanjuti postingan sebelumnya mengenai keabnormalan gua.. (haduh bahasanya!) haha.. kali ini gua akan bahas sedikit tentang hasil yg disebutin di quiz itu.

Okeh, pertama-tama gua sebenernya iseng aja nyobain kuis ini. Yah, just another having fun quiz at facebook. Ngeliat hasilnya yang kynya cukup abnormal pun gua masih haha-hehe aja. Sebenernya, kalimat terakhir gua kemaren yang "benarkah demikian?" itu bermaksud untuk nanyain ke temen-temen apakah emang gua bener seperti itu adanya. Cuma sejauh ini belum ada yg respon (kecuali mbak-mbak yg kirim lewat sms dan bilang -mungkin dengan agak bangga- kalo dia cuma 48% abnormal. Artinya dia masih lebih -sedikit- normal dari gua. hehe)

Sebenernya dari hasil kuis itu gak ada yg penting banget sih untuk dibahas. Cuma ada juga beberapa bagian yang nyaris sama dengan apa yg gua rasain. Having social phobia..yes, sometimes. Gua kadang suka males berada di keramaian. Apalagi ketika harus berusaha beramah tamah dengan orang yang gak gua kenal. Dan tempat yang paling nyaman bagi gua adalah.. Kamar Mandi! Karna disini gua bisa bener-bener sendirian. Aneh gak?? nggak kan...? Masih normal lah..

Nah, lalu gua agak tertohok juga dengan hasil kuiz ini yang di bagian terakhir, yang nyebutin bahwa gua mempunyai kecenderungan untuk menjadi obsessive compulsive disorder. You know what, It's damn so right! hahaha..Lama sebelum ini gua memang beberapa kali berfikir apakah gua seorang yang perfeksionis atau justru obsesif kompulsif (ini dua hal yang beda loh..) Dan ketika disebutkan contohya di situ bahwa gua bisa saja terobsesi dengan sabun pencuci tangan, misalnya. Gua cuma bisa bengong.

YES, I OBSESSED WITH HAND SANITIZER. THAT'S TRUE.

haha.. so then I found the answer about my self just because this simple and just another having fun quiz. Well.. fun enough. Just try it, and mabye you'll be suprised by the result. hehe